Gatutwiyono’s Blog

Dapatkah kita menyentuh waktu?

November 28, 2009 · Leave a Comment

Hari atau Waktu adalah wadah yang tidak kelihatan alias  abstrak. Didalam waktu itulah kita tinggal. Itulah tempat tinggal kita yang tidak kelihatan. Tempat tinggal kita yang kelihatan adalah ruang . Allah menciptakan waktu dan ruang dua unsur ini adalah wadah kita. Sadar ruang tempat tinggal jasmani kita tidaklah sulit dimengerti tetapi sadar waktu sebagai ruangan abstrak kita lebih sulit. Menyentuh waktu yang kami maksudkan adalah sadar waktu Waktu adalah wadah sejarah. Waktulah yang kemudian mengerjakan masa lalu masa sekarang dan masa yang akan datang. Dengan pasti waktu akan membawa kita ke masa tua dan tidak dapat kita tolak. Sebagai manusia ciptaan Allah kita menyadari adanya waktu yang mengatur kita. Binatang tidak mempunyai kesadaran akan waktu, binatang hanya memiliki kemampuan sadar ruang. Mungkin binatang sadar secara insting mengenai siang dan malam tetapi hari, bulan dan tahun tidak pernah disadarinya. Mengapa demikian? Sebab binatang tidak memiliki konsep yang melebihi materi. Manusia dapat memahami hal-hal yang non materi, non fisik atau metafisik tetapi binatang tidak dapat memahami itu. Kita sadar ada peristiwa-peristiwa terjadi dalam hidup kita Event-event yang terjadi dalam kurun waktu hidup kita adalah sentuhan-sentuhan waktu. Allah sering berkomunikasi dengan kita lewat wadah waktu ini. Renungkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

1. Waktu telah menyentuh saudara melewati masa lalu coba renungkan pengalaman yang paling menyenangkan masa lalu

2. Waktu sedang menyentuh saudara saat-saat ini apakah saudara merasakan suka cita?

3. Waktu akan membawa kita ke masa yang akan datang apa yang perlu dipersiapkan?

4. Coba renungkan Mazmur 90:12 dan jawablah apa arti menghitung hari hari? Marilah kita melewati hari hari hidup kita dengan kesadaran akan waktu. Janganlah waktu lewat begitu saja tanpa menggoreskan sejarah yang baik. Menyentuh waktu berarti memaknai hidup ini dengan kebaikan.

→ Leave a CommentCategories: 1

Berkatilah dan jangan mengutuk!

November 27, 2009 · Leave a Comment

Berkatilah jangan mengutuk Roma 12:14

Orang yang sedang marah cenderung untuk mengungkapkan kemarahannya dengan  mengumpat, memaki,  mengutuk dst.  Kata-kata itu berhamburan keluar dengan bebas.  Setelah itu mereka puas dan  menganggap urusan selesai serta tidak ada masalah.

Perkataan-perkataan seperti itu sesungguhnya tidak berlalu begitu saja   Seperti gaung pada batu-batu cadas, efek suara-suara itu akan kembali lagi  Semua makian, kutukan, umpatan akan memiliki efek samping.  Ada dua bentuk efek dari kutukan sbb:

  1. Bila yang menerima kutukan adalah orang benar maka orang benar itu tidak akan mengalami sesuatu. Sebaliknya, kutuk itu akan kembali dan menimpa diri sendiri.  Kisah tentang Simei  dalam  2 Samuel  16:7 mengingatkan akan hal itu.  Simei mengutuki Daud agar dia : dienyahkan, dan  dirudung malang.  Karena Daud dalam hal ini tidak salah maka kutuk itu kembali ke Semei. Lama kemudian ketika Daud sudah mati dan digantikan oleh Salomo, Simei  mendapat hukuman. Simei dirundung malang , ia menjadi tahanan kota dan tidak boleh keluar kota sama sekali.  Ketika dia melanggar aturan itu maka ia mati terbunuh.
  2. Tetapi bila benar- benar bahwa orang yang dikutuk itu berbuat kesalahan, maka kutukan itu akan  menjadi kenyataan.  Mari kita memperhatikan peristiwa yang menimpa tukang sihir bernama Baryesus KPR 13:6-12  karena Baryesus selalu menghalang-halangi kegiatan penginjilan  maka Paulus mengutukinya dengan  berkata: engkau akan menjadi buta untuk beberapa hari lamanya. Kutukan itu menjadi kenyataan, Baryesus buta untuk beberapa hari.

Dari kisah diatas kita dapat menyimpulkan bahwa kutukan itu sangat berbahaya.  Kutukan dapat kembali menjadi seperti boomerang yang  menyakiti pemiliknya. Kutukan juga bisa  menyakiti orang lain secara fisik.

Karena  dampaknya begitu  mengerikan maka janganlah kita mengeluarkan

kata  kata kutukan  melainkan berkat saja!  Berkati juga musuh-musuhmu jangan

mengutuk.

 

 

 

→ Leave a CommentCategories: 1

Apakah anda “gambar” Allah?

November 26, 2009 · Leave a Comment

Kita adalah    “ gambar Allah”

Tidak terlalu mudah untuk menapsirkan ayat yang menyatakan bahwa kita adalah  “gambar &  rupa  Allah”   Kej  1:26-27; 5:1 ; 9:6 ; 1 Kor 11:7;  Yakobus 3:9 ; Roma 8:29; Kolose 3:10. Kelompok Substantif menganggap bahwa  gambar Allah itu  bersifat jasmaniah.  Orang Mormon  sangat menerima konsep ini sambil menyatakan bahwa  Allah juga tampak seperti kita.  Pandangan ini jelas tidak   benar karena mengabaikan unsur-unsur metafisik dalam diri manusia.  Berikutnya  pandangan  dari  kelompok Relatif. Gambar Allah adalah “sebuah hubungan”.  Manusia  dikatakan sebagai ada dalam gambar Allah  atau mewujudkan gambar Allah  pada saat ia berada dalam suatu hubungan tertentu.  Sesungguhnya hubungan itulah gambar Allah.  Dengan  kata  lain bila mereka tidak memimiliki hubngan dengan Allah maka ia  tidak otomatis menjadi gambar Allah.   Berikutnya adalah : Kelompok Fungsional Pandangan kelompok ini mengatakan bahwa gambar Allah bukanlah sesuatu yang berada didalam diri manusia , bukan pula pengalaman tentang hubungan dengan Allah. Sebaliknya, gambar Allah ialah sesuatu yang dilakukan oleh manusia .  Gambar Allah merupakan sebuah fungsi yang dilaksanakan manusia khususnya dalam pelaksanaan penguasaan atas ciptaan Allah.

Terlalu sulit untuk memahami “gambar Allah” diluar  kebenaran Firman Allah.  Menurut Alkitab, Yesus adalah  teladan sempurna yang menyatakan” Gambar Allah”  Yesus memiliki persekutuan yang sempurna dengan Allah Bapa Yoh 17:21,22.  Yesus menaati kehendak Bapa dengan sempurna Luk 22:42  Yesus senantiasa memperlihatkan kasih yang kuat thd manusia Mat 9:36; 10:6 Mrk 1:41

Karena itu kita  sebagai pengikut Kristus harus meneladani “gambar Aallah “ tersebut.  Selanjutnya kita adalah milik Allah . Perhatikanlah  kisah  didalam Markus 12:13-17 Yesus berkata Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar  dan kepada Allah apa yang  wajib kamu berikan kepada Allah.  Kita memiliki kwajiban mengembalikan milik  Allah itulah gambar Allah didalam diri kita.  Kita adalah  milik Allah

→ Leave a CommentCategories: 1

Bagaimana cara menjadi kaya?

November 23, 2009 · Leave a Comment

Kekayaan

Bagaimana cara menjadi  kaya

  1. Lewat jalan yang halal.  Jalan halal itu adalah jalan yang terang 1 Yoh 1:5.  Didalam Tuhan tidak ada  kegelapan semua terang, tidak ada dosa. Kaya dari Tuhan harus ditempuh dengan yang betul, jujur, halal, terang dan tidak menjadi batu sandungan . Allah sanggup  membuat orang  kecil menjadi kaya (Ingat Israel dulu budak di Mesir kemudian menjadi  tuan tanah di Israel)
  2. Dengan tidak mengorbankan kerohanian .  Kalau kita menjadi kaya dari Tuhan maka pasti kita semakin kaya semakin suci, semakin rohani, cinta Tuhan, makin banyak waktu berbuah bagi Tuhan.
  3. Tidak berubah setia.  (1 Tim 6:17-19) Kekayaan yang didapat tidak akan membelokkan seorang anak Tuhan untuk  berubah setia.  Kita setia terus  karena pada dasarnya kita sedang mengumpulkan harta sorgawi

Berapa lama untuk menjadi kaya ?

  1. Syarat-syarat menjadi kaya dengan benar  harus dipenuhi terlebih dahulu dan itu  memerlukan  waktu  agak lama. Orang yang bersangkutan  harus dilatih terlebih dahulu untuk dapat menanggung beban  kekayaan. Yusuf dilatih sekitar  21 tahun, Daud sekitar 13 tahun
  2. Kaya mendadak  bukan cara yang lazim bagi  orang  benar

Apakah kekayaan itu?

Menurut Robert G Allen pengarang buku  terkenal mengatakan bahwa kekayaan adalah kebebasan

Kebebasan dalam banyak hal antara lain:

  1. Kebebasan untuk membuat perencanaan keuangan(money freedom)
  2. Kebebasan untuk mengatur waktu (Time freedom) Kita yang memainkan waktu untuk kegiatan dan bukan kegiatan yang mengatur kita.
  3. Kebebasan untuk menjalin hubungan ( Relationship Freedom)  yakni kebebasan  untuk membagi  atau membantu  orang lain
  4. Spiritual freedom yakni kebebasan menjalankan ajaran agama dan ibadah
  5. Physical Freedom.  Inilah kebebasan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta mendapatkan pelayanan kesehatan
  6. Ultimate freedom.  Ini adalah kebebasan untuk  berkarya dan mendapat perlindungan  atas hasil karya cipta, bebas untuk memperoleh pengetahuan serta membagi pengetahuan kepada orang lain

Jadi kesimpulannya : Kita boleh kaya, kekayaan itu  tidak hanya soal kelimpahan uang.  Kebebasan dalam banyak  hal adalah sebuah kekayaan.  Marilah kita meraihnya untuk memuliakan Tuhan.

→ Leave a CommentCategories: 1

Renungan Kenaikan Yesus

May 20, 2009 · 1 Comment

Setelah  mendongak keatas……

Renungan Kenaikan Yesus  Kesorga

Begitu  luar biasa pemandangan itu, membuat murid-murid terkesima, termangu-mangu   Ketika pelan-pelan tubuh Yesus lenyap dibalik awan, mereka mulai melamun, Yesus telah pergi jauh, harapan mereka agar Dia membangun kerajaan dunia ini lenyap (KPR 1:6)     Lamunan dan keheranan itu  sirna  ketika  malaikat Tuhan mengejutkan mereka dengan sebuah tegoran….mengapa kamu berdiri…..menatap kelangit!  KPR 1:11  Mereka seperti tersadarkan dari mimpi disiang hari bolong.  Tegoran itu sekaligus mengingatkan kembali akan  sebuah kenyataan  masa depan yang  harus dikerjakan.  Ada beberapa hal yang perlu dilakukan setelah mendongak keatas.

  1. Setelah mendongak keatas menatap transendensi Allah, ingatlah bahwa masih ada ladang dibumi yang harus dikerjakan.  Masih ada rumput, lalang dan gandum yang harus ditatap baik-baik.  Transendensi Allah harus membawa kepada kesadaran bahwa  kita mewakili Allah yang tidak kelihatan untuk menyatakan dan meneruskan cita-cita  Yesus dibumi.  Kesadaran itu akan membawa mereka   pergi ke loteng Yerusalem  menanti  pembaharuan  kekuatan.  (KPR 1:8). 
  2. Setelah mendongak keatas,  bersiaplah untuk menjadi saksi Kristus di bumi ini. Petrus dan murid-murid yang lain  sadar bahwa apa yang telah mereka lihat, dengar, pelajari, amati, dari Yesus harus diceriterakan kepada orang lain.  Menjadi saksi adalah tugas kita.  Kita berkata atau tidak berkata-kata sekalipun, kita sesungguhnya adalah saksi Kristus. Menjadi orang Kristen adalah gambaran tentang Kristus…kalau hidup kita benar maka kesaksian kita akan benar pula.
  3. Setelah mendongak keatas, kita harus bekerja karena Yesus akan datang kembali untuk yang kedua kali.  Kedatangan Yesus  yang kedua kali kelak harus merupakan dorongan rohani yang tak ternilai untuk melakukan segala kebaikan.

Akhirnya jangan hanya mendongak keatas tetapi menatap juga sekeliling kita , jangan hanya menanti-nanti kedatangan Yesus yang kedua, tetapi sambil menanti kedatanganNya, kita terus bekerja.

→ 1 CommentCategories: 1

40 hari dimana saja?

April 24, 2009 · Leave a Comment

Yesus hidup dimana?

  Banyak pertanyaan diajukan sekitar kehidupan Yesus setelah  kebangkitan.  Dimanakah Yesus tinggal selama 40 hari kebangkitanNya? Mengapa tidak tiap hari Dia kelihatan  kesana kemari seperti layaknya orang hidup? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang sulit dijawab karena Alkitab tidak menjelaskannya. Ada sementara orang yang mengarang ceritera bahwa selama itu Yesus ke Afrika,  Eropa, di Roma ketemu kaisar Romawi dll. Tetapi kebenaran ceritera-ceritera seperti itu sulit dipertanggung jawabkan.

   Ada ayat-ayat yang menghiburkan kita, antara lain : Yoh 10:5…barangsiapa tinggal didalam Aku dan Aku tinggal didalam dia…… Ayat ini menyatakan bahwa Yesus bisa tinggal didalam kita.  Jika demikian maka tidak sulit menjawab petanyaan diatas. Dimanakah Yesus tinggal setelah kebangkitannNya   Dia bisa tinggal didalam hidup murid-murid yang membuka hatinya. Setelah kebangkitanNya Yesus tidak memerlukan ruangan fisik untuk menempatkan diriNya. Ia dapat tinggal didalam kita. Ia dapat tinggal dimana saja dihati anak-anaknNya.  Semua orang yang menerimanNya dijadikan anak-anak Allah Yoh 1:12.  JIka kita adalah anak-anak Allah maka Yesus sebagai Bapa kita tentu tidak sulit untuk masuk.  Yesus berkata: Lihat1 Aku berdiri dimuka pintu dan mengetok,  jika ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu,Aku akan masuk mendapatkannya, dan Aku makan bersama-sama dengan dia,dan ia bersama-sama dengan Aku Wah 3:20

     Setelah pertemuan dengan Yesus di jalan Damsyik (KPR 9:4,5) Saulus bertobat dan menerima Yesus yang hidup didalam dirinya. Saulus mengganti namanya dengan Paulus, dia sangat menghayati pertemuannya dengan Yesus dan memasukkan Yesus hidup didalam dirinya inilah pengakuan Paulus yang agung….hidupku bukannya aku lagi tetapi Yesus hidup didalamku! Gal 2:20

      Dimanakah Yesus  hidup setelah kebangkitanNya…jawabnya adalah dihati orang percaya.  Dengan demikian maka hidup kita adalah hidup yang dipengaruhi oleh Yesus dan bukan oleh pengaruh Iblis atau  keinginan duniawi ini…amin! GBU

 

  

→ Leave a CommentCategories: 1

Renungan Paskah

April 11, 2009 · Leave a Comment

Kebangkitan hidup

 

 

     Ada seorang dokter bedah di London  yangsudah tua  berkata kepada tamunya: ‘Saya sudah berumur 84 tahun tetapi  saya masih melakukan pembedahan setiap pagi, mengunjungi pasien pada siang hari, dan menulis artikel untuk majalah kedokteran dan majalah ilmiah lain pada malam hari.”

     Dokter itu  mempunyai sikap yang positip terhadap kehidupan dan menilainya dengan benar.  Selanjutnya dia mengatakan: “Orang akan tetap kuat  sejauh ia menganggap dirinya kuat  dan berharga sejauh menganggap dirinya berharga.”  Dokter tersebut tidak menyerah kalah pada usianya yang makin  tua.

     Pada bagian lain  banyak orang-orang muda tidak  bersemangat.  Mereka berpikir bahwa ia tidak  berhasil,  kesempatan emas telah berlalu dan merasa tidak berguna lagi.  Mereka baru berumur  40  tahun tetapi  nampak seperti 60 tahun.

     Kebangkitan Yesus pada hari Minggu ini mengingatkan kepada  kita agar terus berkarya dan tidak pernah berhenti.karena beberapa alasan sbb:

  1. Semangat untuk hidup berasal dari  pengertian bahwa  sesungguhnya kita adalah mahluk kekal. Tidak ada yang dapat menghentikan kehidupan ini. Mautpun tidak. Terbukti dari kebangkitan Yesus dari kematian.  Sekiranya kita sudah mati sekalipun sesungguhnya kita masih hidup bersama Tuhan ….barangsiapa percaya kepadaKu ,ia akan hidup,…walaupun ia sudah mati! Yoh 11:25.  Jika demikian mengapa kita putus asa dan menyerah dengan usia tua ataupun penyakit.
  2. Marilah kita  menghidupkan kehidupan ini dengan melakukan suatu kebaikan, perdamaian dengan semua orang.
  3. Kematian hanya menghentikan kita sementara tetapi bila tetap percaya Yesus, dalam kematian kita mendapat kehidupan baru ….dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepadaKu…tidak akan mati selama-lamanya Yoh 11:26

Selamat merayakan Paskah  hidupkanlah kehidupanmu selamanya amin!

 

 

 

 

 

 

→ Leave a CommentCategories: 1

Renungan: mencari keberuntungan

January 24, 2009 · Leave a Comment

Yoh 5:1-5
  Di kolam Bethesda ada banyak orang yang mengadu keberuntungan.Mereka duduk-duduk disekeliling kolam menunggu goncangan datang. Apabila air bergoncang secara tiba-tiba, maka itulah saat keberuntungan telah tiba. Beberapa orang akan segera nyemplung dan meraih kejutan  ajaib.
   Kisah keberuntungan di kolam Bethesda ini merupakan fenomena yang sulit dimengerti.  Mengapa air begoncang dapat membawa keberuntungan bagi banyak orang. Mengapa di kolam lain tidak dapat terjadi. Karena bersifat fenomenal maka kita harus memahaminya bukan dari sekitar kejadian historisnya melainkan lebih kepada makna rohaninya. Ada 2 pelajaran yang dapat kita petik sbb:
1. Percayalah selalu ada keberuntungan disaat goncangan. Goncangan menggambarkan kesulitan atau masalah. Masalah seringkali dianggap sebagai momok yang harus dihindari dan disesali. Tetapi jangan lupa , selalu ada fenoma baru dibalik sebuah goncangan. Manfaatkanlah tantangan dan cari jalan keluar , jangan terlambat. Ketika seorang peselancar laut melihat ombak akan datang, maka ia segera mendekati dan memanfaatkan gelombang untuk memainkan selancarnya. Mereka mengendalikan goncangan dan menguasainya. Lakukanlah yang sama . Bila goncangan datang bekerjasamalah dengan orang lain untuk mengatasinya.
2. Percayalah bahwa keberuntungan yang pasti hanyalah ketika Yesus datang kepadamu. Ada orang yang menunggu saja keberuntungan kolam Bethesda 38 thn dan baru mendapat keberuntungannya ketika ketemu Yesus. Yesus datang pada hari Sabat. Hari dimana orng tidak boleh melakukan kegiatan fisik. Pada waktu orang-orang hanya berserah pada Tuhan di hari Sabat, Yesus datang membawa keberuntungan.
Demikianlah sesungguhnya keberuntungan hanya datang dari Yesus Kristus.

Bagaimana mendapatkan keberuntungan

→ Leave a CommentCategories: 1

Kunci Mengerti Segala Sesuatu

January 16, 2009 · 2 Comments

Kunci Mengerti segala sesuatu Roma 8:28
Roma 8:28 adalah ayat yang unik. Ayat ini seperti kunci multi guna yang dapat membuka semua pintu. Tidak pernah ada ayat seperti itu sebelumnya bahkan sampai saat ini. Rahasia yang dalam dari kehidupan ini dibukakan kepada orang-orang yang dikasihinya.
Membuka rahasia kehidupan tidaklah mudah. Kita berjalan dalam satu langkah dan tidak tahu akhir langkah kita kemana. Ayat ini dapat dimengerti dengan membandingkan fragment kehidupan seperti halnya : fragment sebuah puzzle Sebuah kepingan puzzle tidak dapat dimengerti posisinya. Ketika keping-keping puzzle itu dirangkai maka kelihatanlah gambar akhri yang indah yang dibangun dari kepingan-kepingan puzzle tersebut. Bila sebuah peristiwa tidak saudara ketahui kaitnnya dengan rencana Allah mendatangkan kebaikan jangan cepat marah dulu. Jalani terus hidup ini, fragment kehidupan berikutnya akan merangkai gambar akhir perjalanan anda. Kita dapat mengerti ayat tsb diatas dengan beberapa dasar sbb:
1. Allah sesungguhnya adalah inisiator masa depan anda. Tidak ada rencananya yang jahat dan merugikan saudara.
Kadang kala kita sulit menerima sesuatu yang tidak enak dan hanya menganggap yang enak saja yang datang dari Tuhan. Enak dan tidak enak membentuk suatu kehidupan yang direncanakan Tuhan untuk kebaikan kita.
2. Allah adalah Allah yang memimpin sejarah. Seringkali kita melihat tokoh-tokoh dunia seperti pemimpin sejarah. Mereka seolah-olah dapat membuat keputusan “liar” diluar kontrol Allah. Kebebasan yang liar sekalipun nampaknya seperti tak terkendali tetap tak terlepas daari penghakiman Illahi
3. Bagi anak-anak Tuhan, segala sesuatu bekerja bersama-sama...
Kita tidak melihat akhir perjalanan kita tetapi selama kita keluar masuk lewat pintu Yesus, semua akan menjadi baik.
4. Segala sesuatu mendatangkan faedah….
Tidak ada kepingan puzzle yang tidak berguna. Kecil, besar gemuk, kurus, panjang, pendek, berwarna, tidak berwarna, hitam, putih, buram, terang. Semua berguna untuk mendatangkan faedah.
5. Karena kita tahu sekarang... Ya, sekarang kita harus tahu tidak usah menunggu terlalu lama. Bahwa Tuhan merencanakan kebaikan.

→ 2 CommentsCategories: 1

Goliat roboh Daud tidak!

January 15, 2009 · 1 Comment

retret-sekolah-minggu-2008Goliat roboh, Daud tidak
1 Sam 17 :40-54
Oleh : Gatut Wiyono
Goliat si raksasa itu roboh mengapa Daud kecil itu tidak roboh? Bukankah mereka sama-sama berada dalam peperangan? Yang besar dapat roboh tentu yang kecil juga. Itu adalah pendapat umum yang menggunakan logika manusia. Kenyataannya bisa terbalik. Daud tidak pernah benar-benar roboh.
Perusahaan besar yang telah berumur puluhan tahun roboh. Setelah perusahaan asuransi Jepang Yamato, kita dikejutkan oleh kolapnya bank Indover di Belanda. Bank ini telah didirikan sejak 1820 di Jawa dan kemudian dipindahkan ke Belanda. Indover menjadi anak perusahaan BI, bulan ini telah dilikuidasi oleh pemerintah Belanda.
Saya “mengenal” seorang penjual tahu campur keliling. Pelanggannya tidak terlalu banyak. Kalau kebetulan tidak ada yang membeli saya merasa kasihan. Saya kadang berpikir, berapa lama orang ini dapat bertahan? Ada seorang yang cukup berada sering membeli tahu campur ini. Kondisi ekonomi penjual tahu dengan pelanggan yang satu ini jauh berbeda. Secara logika, maka orang kaya ini akan tetap kaya dan penjual tahu itu akan bangkrut. Tetapi kenyataannya sungguh terbalik. Penjual tahu campur sampai sekarang masih jualan, sedangkan orang kaya itu tiba-tiba bangkrut. Ironis sekali.
Apa rahasia kekuatan Daud sehingga tetap dapat bertahan dan tidak roboh? Ada beberapa rahasia sbb:
1. Daud berjuang bukan untuk alasan keuntungan materi semata. tetapi karena ia mau membela nama Tuhan . Daud tidak mau nama Tuhan dihina dan direndahkan . Daud berjuang untuk kemuliaan nama Allah. Kalau kita berjuang dengan motivasi memuliakan nama Allah, kita tidak akan roboh (17:32)
2. Daud maju dan tak gentar (17:45) Kegentaran menghadapi persoalan menunjukkan iman kita kecil. Orangnya boleh kecil tetapi imannya harus besar. Kalau kita takut maka kita sudah kalah sebelum berperang.
3. Daud memiliki senjata yang ampuh yakni pengumban (17:40) Pengumban adalah alat sederhana untuk melesatkan batu kecil. Dipakai untuk mengusir burung atau binatang. Pengumban adalah lambang dari visi dan misi yang jelas . Visinya melesat kedepan dengan tepat. Memiliki usaha kecil tidak masalah tetapi bila melakukannya dengan visi yang benar maka kita akan melesat kuat dan tidak ada yang menghentikan
Apakah anda kecil dan takut kalah? Jangan kalah sebelum berperang, yang kecil dapat mengalahkan Goliat. Adakah Goliat-Goliat dalam diri anda? Kalahkanlah!

→ 1 CommentCategories: 1